Tampilkan postingan dengan label apa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label apa. Tampilkan semua postingan

Jumat, 21 Februari 2014

Ada Daerah Wilayah Apa di Kota Palembang


Bicara kota Palembang membuat saya kangen dengan makanan khas-nya empek-empek dan pindang patin, sebab saya memang besar di Palembang, meskipun kini harus hidup berpindah-pindah kota, Palembang tetap menjadi bagian tersendiri. Sebenarnya ada apa di Palembang? Kota metropolis terbesar no.5 di Indonesia setelah Jakarta,Bandung,Surabaya,dan Medan.

Wilayah kota Palembang
Kota Palembang dibagi menjadi dua wilayah yang dikenal dengan SU-Seberang Ulu dan SI-Seberang Ilir, kedua wilayah tersebut di batasi oleh sungai Musi, tepatnya Jembatan Ampera sebagai pembatas keduanya.

Seberang Ulu
Daerah seberang ulu dibagi dua menjadi SU-I dan SU-II, masing-masing yang dikenal dengan daerah Plaju, Jaka Baring, dan Kertapati. Kebanyakan penduduk disekitar wilayah tersebut berasal dari daerah Komering - OKU dan OKI, ada juga yang keturunan Arab disekitar daerah Plaju. Untuk menuju ketiga daerah tersebut tidaklah rumit, setelah dari Jembatan Ampera, jika memilih belokan / arah kiri akan menuju kota Plaju ( Jl. A.Yani), belokan / arah kanan menuju kota Kertapati, dan jika memilih jalan lurus menuju arah Jaka Baring, tempat sempat berlangsungnya Sea Games 2011.

Seberang Ilir
Daerah seberang ilir merupakan tempat pusatnya kota bisnis dan administratif  Palembang. Beberapa nama daerah /wilayah kota antara lain :
- 16 ilir ( Pasar 16ilir,Benteng kuto Besak, Monvera,dsb)
- 3 ilir 
- Bukit Lama
- Bukit Baru
- Pakjo
- Sekip
- Lemabang
- Sekoko
- Kenten Sako ( Prumnas Sako)
- Pa-limo, dsb

Beberapa nama-nama jalan terkenal yang masuk wilayah SI-I / Seberang llir-I sbb:
- Jln. Sudirman ( merupakan nama jalan yang paling panjang cangkupan wilayahnya, dari Jembatan Ampera-Air Mancur hingga Jembatan Layang,tepatnya di Kantor Pusat Kepolisian Palembang
- Jln. Merdeka ( menuju lokasi bukit besar dan bukit kecil, dst)
- Jln. Demang Lebar Daun ( daerah Pakjo, macan lindungan dan sekitarnya)
- Jln. Kapten A.Rivai ( Kantor gubernur dan sejumlah kantor dinas kota lainnya)
- Jln. Basuki Rahmat ( menuju daerah Kenten ,sekip ujung,dst)
- Jln. Lemabang ( menuju lemabang, sekojo,Pusri,dst)
- Jln. Kol.H.Burlian ( menuju arah Palimo dan betung, juga bisa menuju lokasi Bandara SMB Palembang)

Daerah seberang ilir terdapat banyak pusat bisnis seperti mall, swalayan, pendidikan, dan Kantor dinas Kota serta perusahaan swasta lainnya. Semoga bermanfaat. Mohon koreksinya jika informasi ini belum sempurna.
ReadFull Article ..

Sabtu, 09 November 2013

Apa itu Gear Ratio

Sebelum kita membahas apa itu gear ratio mari kita perhatikan dulu gambar berikut.
Kalau kita amati gambar dua buah gear yang disusun sedemikian rupa tersebut, apabila gear yang satu diputar maka gear satunya akan ikut berputar, tetapi karena ukuran gearnya berbeda maka akan terjadi jumlah putaran yang berbeda juga.

Dengan demikian Gear ratio/Reduction ratio dapat kita definisikan sebagai perbandingan antara jumlah putaran yang dihasilkan oleh gear input (drive gea
r) terhadap jumlah putaran gear output (driven gear) yang berbeda ukuran. Contoh, jika gear input berputar sebanyak 3 putaran, sedangkan gear output berputar sebanyak 1 putaran, maka gear rationya adalah 3:1. Artinya jumlah putaran gear output "direduksi" sebanyak 3 kali, sehingga putaran gear output "berkurang" sebanyak 3 kali putaran gear input.

Formula yang dapat digunakan untuk mengitung gear ratio antara dua buah gear, adalah:
N1 x Z1 = N2x Z2

Dimana:
N1 = Jumlah putaran gear input
Z1 = Jumlah teeth gear input
N2 = Jumlah putaran gear output
Z2 = Jumlah teeth gear output

Contoh perhitungan, apabila diketahui jumlah teeth pada gear input (Z1) = 25 teeth, jumlah teeth gear output (Z2) = 100 teeth dan putaran gear input (N1) diputar sebanyak 100 putaran. Berapakah gear rationya ?

Jawab:
N1 x Z1 = N2 x Z2
100 x 25 = N2 x 100
25000 = N2 x 100
N2 = 2500 : 100
N2 = 25
Sehingga gear rationya kita dapatkan N1 : N2 = 100 : 25 = 4 : 1, atau bisa juga dituls 4 nya saja.

Contoh diatas adalah untuk susunan dua buah gear saja, sekarang bagaimana kalau gear yang disusun lebih dari dua buah ?
Formula yang digunakan untuk mencari gear ratio antara gear yang lebih dari dua adalah:
N2 = N1 x (Z1:Z2) x (Z3:Z4)

Contoh perhitungan, berapakah gear ratio untuk 4 buah gear yang disusun sedemikian rupa dengan diketahui:
Z1 = 12 teeth
Z2 = 45 teeth
Z3 = 12 teeth
Z4 = 55 teeth
N1 = 100 putaran

Jawab:
N2 = N1 x (Z1:Z2) x (Z3:Z4)
N2 = 100 x (12:45) x (12:55)
N2 = 100 x 0.267 x 0.218
N2 = 5.821

Setelah putaran gear diketahui, maka gear rationya adalah = N1 : N2 = 100 : 5,821 = 17,179 :1, atau 17,2 : 1 atau ditulis 17,2 saja.

Demikian cara mencari gear ratio untuk gear yang tidak menggunakan planetary gear, ingin tahu bagaimana mencari gear ratio untuk planetary gear, lihat caranya disini.

ReadFull Article ..

Minggu, 20 Oktober 2013

Apa Itu WiFi

WiFi merupakan kependekan dari Wireless Fidelity, yang memiliki pengertian yaitu sekumpulan standar yang digunakan untuk Jaringan Lokal Nirkable (Wireless Local Area Networks - WLAN) yang didasari pada spesifikasi IEEE 802.11.


Standar terbaru dari spesifikasi 802.11a atau b. Seperti 802.11 g, saat ini sedang dalam penyusunan. Spesifikasi terbaru tersebut menawarkan banyak peningkatan mulai dari luas cakupan yang lebih jauh hingga kecepatan transfernya.


Pada awalnya, WiFi ditujukan untuk penggunaan perangkat nirkabel dan Jaringan Area Lokal (LAN), namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet. Hal ini memungkinkan seseorang dengan komputer dengan kartu nirkabel (Wireless Card) atau Personal Digital Assistant (PDA) untuk terhubung dengan internet dengan menggunakan titik akses atau yang lebih dikenal dengan HotSpot terdekat.
ReadFull Article ..