Tampilkan postingan dengan label bagian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bagian. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 07 Desember 2013
Sistem Pengapian Konvensional Dan Bagian bagiannya
![]() |
| Sistem Pengapian Konvensional |
Sistem Pengapian Konvensional Dan Bagian-bagiannya - Motor pembakaran dalam menghasilkan tenaga dengan jalan membakar capuran udara dan bahan bakar di dalam silinder. Pada motor bensin, loncatan bunga api pada busi diperlukan untuk menyalakan campuran udara dan bahan bakar yang telah di kompresikan oleh piston di dalam silinder. Sedangkan pada motor diesel udara dikompresikan dengan tekanan yang tinggi sehingga menjadi sangat panas, dan bila bahan bakar di injeksikan ke dalam silinder, maka akan terbakar secara serentak.
Karena pada motor bensin proses pembakaran di mulai oleh loncatan bunga api pada busi, maka diperlukan suatu sistem yang berfungsi menghasilkan loncatan bunga api pada busi, untuk beberapa metode diperlukan untuk menghasilkan arus tegangan tinggi yang diperlukan untuk proses pembakaran. Sistem pengapian (ignition sistem) pada automobile berfungsi untuk menaikkan tegangan baterai menjadi 10KV atau lebih dengan mempergunakan ignition coil dan kemudian oleh distributor di bagi bagi ke busi melalui kabel tegangan tinggi.
Sistem pengapian konvensional adalah salah satu sistem pengapian baterai pada motor bensin yang masih menggunakan platina untuk memutus hubungkan arus primer koil, yang nantinya bertujuan untuk menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan skunder yang akan disalurkan ke masing masing busi.
Sistem pengapian konvensional setidaknya bagian bagiannya sebagai berikut :
a. Baterai
Menyediakan arus listrik tegangan rendah (biasanya 12 volt) untuk ignation coil.
b. Ignition Coil
Menaikan tegangan yang di terima dari baterai menjadi tegangan tinggi yang diperlukan untuk pengapian di dalam silinder. Lebih spesifiknya ignition coil berfungsi untuk merubah arus listrik 12 volt yang diterima dari baterai menjadi tegangan tinggi (10 KV atau lebih) untuk menghasilkan loncatan bunga api yang kuat pada busi.
c. Distributor
Berfungsi membagikan (mendistribusikan) arus tegangan tinggi yang dihasilkan (dibangkitkan) oleh kumparan skunder pada ignation coil ke busi pada tiap-tiap selinder sesuai dengan firing order (urutan pengapian).

Bagian-bagian tersebut terdiri dari:
- Cam (nok)
Membuka Kontak point platina (breaker point) pada sudut crankshaft (poros engkol) yang tepat untuk masing masing silinder
- Breaker point (platina)
Berfungsi Memutuskan hubungkan arus listrik yang mengalir melalui kumparan primer (arus primer) dari ignation coil, yang bertujuan untuk menghasilkan induksi tegangan tinggi pada kumparan skunder ignition coil, yang diperlukan untuk pengapian di masing masing silinder.
- Capasitor (condensor)
Menyerap lompatan bunga api yang terjadi antara breaker point (pada platina) pada saat membuka dengan tujuan menaikan tegangan coil skunder.
- Centrifugal Governor advancer
Berfungsi untuk memajukan saat pengapian sesuai dengan pertambahan putaran mesin. Bagian ini terdiri dari governor weight dan governor spring.
- Vacuum Advancer
Memajukan atau mengundurkan saat pengapian sesuai dengan beban mesin (vacuum Intake manifold) yang bertambah atau berkurang.
- Rotor
Membagikan arus listrik tegangan tinggi yang di hasilkan oleh ignation coil ke tiap-tiap busi.
- Distributor Cap
Berfungsi membagikan arus listrik tegangan tinggi yang telah dibangkitkan di kumparan skunder dari rotor ke kabel tegangan tinggi untuk masing- masing selinder sesuai dengan urutan pengapian.
d. Kabel tegangan tinggi
Mengalirkan arus listrik tegangan tinggi dari ignition coil ke busi. Kabel tegangan tinggi harus mampu mengalirkan arus listrik tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition col ke busi busi melalui distributor tanpa adanya kebocoran. Oleh sebap itu penghantar (core) dibungkus dengan insulator karet yang tebal untuk menghindari adanya kebocoran arus listrik tegangan tinggi. Insulator karet tersebut, kemudian dilapisi oleh pembungkus (sheath).
e. Busi
Berfungsi untuk mengeluarkan arus listrik tegangan tinggi menjadi loncatan bunga api melalui elektrodanya. Arul listrik tegangan tinggi dari distributor menimbulkan bunga api dengan temperatur tinggi di antara elektroda tengah dan massa dari busi untuk menyalakan campuran udara dan bahan bakar yang sebelumnya telah di kompresikan.
Jumat, 25 Oktober 2013
Nama Bayi Laki Laki Umum

Nama Bayi Laki-laki bisa anda baca kembali di blog Cara Cepat Hamil di bawah ini, Rangkaian Nama Bayi di bawah ini merupakan lanjutan dari Rangkaian Nama Bayi Laki-Laki Umum Bagian 10. Nama nama bayi tersebut dilengkapi dengan artinya sehingga memudahkan anda untuk memberikan nama, baca semuanya dan dapatkan inspirasi di dalamnya. Berikut adalah contoh rangkaian nama umum untuk bayi laki laki umum yang indah, disertai artinya rangkaian namanya, dan dilengkapi penjelasan masing-masing komponen nama dan artinya.
Wirawan Wirga = Pahlawan yang gagah perkasa dengan keberaniannya luar biasa
Wirawan = Pahlawan gagah perkasa (Jawa)
Wirga = Keberanian luar biasa (Jawa)
Wirga Sajana = Orang bijaksana dengan keberanian luar biasa
Wirga = Keberanian luar biasa (Jawa)
Sajana = Orang yang bijaksana (Jawa)
Wisnu Hayfa = Dewa kedamaian yang rupawan
Wisnu = Dewa Wisnu, dewa kedamaian (Jawa)
Hayfa = Rupawan (Arab)
Wisnu Justine = Dewa kedamaian yang budiman
Wisnu = Dewa Wisnu, dewa kedamaian (Jawa)
Justine = Budiman (Latin)
Wisnu Paramudya = Dewa kedamaian yang bijaksana (baik)
Wisnu = Dewa Wisnu, dewa kedamaian (Jawa)
Paramudya = Bijaksana, baik (Jawa)
Wyman Nando Wybert = Prajurit yang gagah berani (beruntung) di medan pertempuran
Wyman = Prajurit (Anglo Saxon)
Nando = Gagah berani, beruntung (Jerman)
Wybert = Medan pertempuran (Inggris)
Xavier Mikhail Abimanyu = Cahaya terang pembawa rizki yang tidak punya rasa takut
Xavier, Zavier, Javier = Cahaya terang (Arabic)
Mikhail = Malaikat pembawa rizki
Abimanyu = Tokoh pewayangan, satria pemberani yang tidak punya rasa takut
Xavier Nicolai = Masyarakat yang jaya dan baik
Xavier = Cerah, cerdas, cermelang, baik (Spanyol, Arab)
Nicolai = Masyarakat yang jaya (Norwegia)
Yadi Atmajaya = Laki-laki yang hidupnya jaya dengan kekuasaan
Yadi = Tangan, kekuasaan
Atmajaya = Kejayaan hidup
Yuwana Panji Tejamurti = Pemuda yang memiliki tanda kebesaran dengan cahaya keinginannya
Yuwana = Pemuda, anak muda
Panji = Cahaya, sinar
Tejamurti = Keinginan
Zayyan Arkana
Zayyan = Cemerlang
Arkana = Berhati Lapang. Penjaga
Zia Ramadhan Laksmana = Cahaya dibulan yang suci
Zia = Cahaya
Ramadhan = Bulan yang suci
Laksmana = Nama tokoh dalam pewayangan
Langganan:
Postingan (Atom)
